Milenial Melek Media: HMPS PGMI Gelar Kajian Jurnalistik Bertema Inovasi Narasi dan Audiens Digital
HMPS PGMI UIN KHAS Jember Gagas Kajian Jurnalistik: Membangun Narasi Inovatif di Era Digital
Jember (28/10/2025) – Dalam rangka memperkuat kapasitas literasi media dan penulisan kreatif mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menyelenggarakan kegiatan “Kajian Jurnalistik” pada Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Inovasi Format dan Narasi: Menjangkau Audiens Milenial dan Gen Z Melalui Jurnalisme Multiplatform.” Acara berlangsung di Joglo Café lantai dua mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dan dihadiri oleh mahasiswa PGMI serta peserta umum. Agenda ini menjadi wadah penguatan wawasan jurnalistik yang relevan dengan dinamika media digital masa kini.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, Muhammad Suwignyo Prayogo, M.Pd.I, dosen PGMI yang juga aktif sebagai anggota Unit Kendali Mutu (UKM) Prodi PGMI dan Editor Berita di lingkungan FTIK UIN KHAS Jember. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya inovasi dalam penyajian berita agar mampu menjangkau audiens generasi milenial dan Gen Z yang akrab dengan berbagai platform digital. Narasumber juga menegaskan bahwa jurnalisme multiplatform tidak sekadar tentang teknologi, tetapi tentang kemampuan membangun narasi yang humanis dan bermakna. Gaya penyampaian yang komunikatif menjadikan suasana kajian hangat dan interaktif.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi diskusi yang disampaikan dengan contoh-contoh konkret dari dunia jurnalistik kontemporer. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diajak memahami teori jurnalistik, tetapi juga dilatih berpikir kritis terhadap informasi yang beredar di media sosial. HMPS PGMI menilai, kemampuan literasi media menjadi modal penting bagi calon guru madrasah dalam membentuk generasi yang cerdas dan bijak bermedia. Dengan semangat “aktif, kreatif, dan produktif,” kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran literasi informasi di lingkungan akademik.
Kajian Jurnalistik ini juga memberikan manfaat konkret bagi peserta berupa e-sertifikat, pengalaman praktis, serta perluasan jejaring akademik antar-mahasiswa. Melalui pendekatan pembelajaran nonformal, kegiatan ini menjadi sarana pengembangan diri bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan menulis, berpikir analitis, dan berkomunikasi publik. Selain itu, forum ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia media, sehingga mahasiswa dapat memahami realitas komunikasi masa kini secara kritis. Kegiatan ini menegaskan bahwa mahasiswa PGMI tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga belajar menjadi komunikator publik yang reflektif.
Sebagai tindak lanjut, HMPS PGMI UIN KHAS Jember berencana mengadakan pelatihan lanjutan mengenai teknik penulisan berita, fotografi jurnalistik, dan pengelolaan media digital. Langkah ini menjadi bukti komitmen HMPS dalam menyiapkan mahasiswa yang adaptif terhadap transformasi media di era digital. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kegiatan ini menjadi simbol gerakan intelektual muda kampus yang berupaya menghadirkan nilai-nilai edukatif dalam praktik jurnalistik. Kajian Jurnalistik PGMI 2025 pun menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk meneguhkan peran mereka sebagai agen perubahan dalam dunia literasi dan pendidikan Islam.
Editor: admin PGMI, M.S. Prayogo



