LP2M UIN KHAS Jember Gelar Pelatihan Metodologi PKM: Dorong Dosen Berinovasi dalam Pengabdian Masyar
LP2M UIN KHAS Jember Gelar Pelatihan Metodologi PKM: Dorong Dosen Berinovasi dalam Pengabdian Masyarakat
Jember, 4 Oktober 2025 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Metodologi Pengabdian kepada Masyarakat di Hotel Royal Jember. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4–6 Oktober 2025 ini diikuti oleh 31 dosen peserta dan menghadirkan empat narasumber nasional.
Para narasumber yang mengisi pelatihan ini adalah Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag., dan Dr. Indra Hidayatullah, M.E.Sy. Pelatihan berfokus pada penerapan metode Asset-Based Community Development (ABCD) untuk memperkuat kualitas program pengabdian dosen kepada masyarakat.
Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong para peserta untuk menghasilkan artikel, laporan, dan publikasi ilmiah dari aktivitas pengabdian mereka. “Melalui metode ABCD, kita ingin para dosen tidak hanya terlibat dalam kegiatan, tetapi juga mampu mendiseminasikan hasil pengabdiannya secara akademik,” ujarnya.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, M.M., pada pukul 09.20 WIB. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pengabdian merupakan ruh dari tugas seorang dosen. “Sejatinya, tugas utama dosen adalah mengabdi. Pertanyaannya, apa yang bisa kita berikan dan bagaimana kita bisa membantu masyarakat menyelesaikan persoalan sosial, termasuk kemiskinan,” tegasnya.
Rektor juga memperkenalkan konsep CINTA—Core, Integrity, Nobility, Transformation, Adaptivity—sebagai prinsip dasar pengabdian.
- Care (Peduli): Pengabdian harus berlandaskan kepedulian terhadap masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.
- Integrity (Integritas): Dosen perlu memiliki komitmen dan loyalitas tinggi dalam mengabdi.
- Nobility (Keluhuran): Pengabdian adalah amal mulia yang berdampak spiritual dan sosial.
- Transformation (Transformasi): Pengabdian mampu mengubah pola pikir masyarakat secara signifikan.
- Adaptivity (Adaptif): Dosen harus peka terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Rektor, pendekatan pengabdian harus disesuaikan dengan tren dan tantangan kontemporer, termasuk persoalan lingkungan dan sosial. Ia menekankan bahwa banyak bencana alam terjadi akibat kurangnya kesadaran masyarakat terhadap alam, sehingga peran akademisi menjadi sangat penting dalam proses transformasi tersebut.
Melalui pelatihan ini, LP2M berharap dosen UIN KHAS Jember semakin termotivasi untuk memperluas dampak pengabdian masyarakat melalui berbagai inovasi dan publikasi ilmiah, sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Editor: Admin PGMI, M.S.Prayogo



