pgmiuinkhasjember87@gmail.com 085258255855

FTIK UIN KHAS Jember Mantapkan Langkah Penguatan Kurikulum di Kota Batu

Home >Berita >FTIK UIN KHAS Jember Mantapkan Langkah Penguatan Kurikulum di Kota Batu
Diposting : Kamis, 13 Nov 2025, 21:20:20 | Dilihat : 50 kali
FTIK UIN KHAS Jember Mantapkan Langkah Penguatan Kurikulum di Kota Batu


Tingkatkan Mutu dan Relevansi Akademik, FTIK UIN KHAS Gelar Pengembangan Kurikulum 2025 di Kota Batu


Kota Batu (13/11/2025) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Program Studi FTIK” yang berlangsung di Hotel Ciptaning Ati, Kota Batu, pada 13–15 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 70 peserta yang terdiri atas Pimpinan Fakultas (FTIK), para koordinator program studi, Dosen, tenaga kependidikan, Gugus Mutu Fakultas (GMF), Unit Kendali Mutu Prodi (UKM). Kegiatan bertujuan memperkuat relevansi, mutu, dan daya saing lulusan FTIK agar mampu beradaptasi dengan tuntutan pendidikan modern. Tema kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara inovasi akademik dan nilai-nilai Islam dalam penyusunan kurikulum. Acara berlangsung selama tiga hari penuh dengan rangkaian sesi diskusi, presentasi hasil review, serta perumusan rekomendasi kebijakan akademik.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., tepat pukul 16.45 WIB, yang menandai dimulainya rangkaian agenda akademik strategis ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pengembangan kurikulum menjadi jantung dari sistem pendidikan tinggi Islam yang unggul. Kurikulum yang baik bukan hanya memuat pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai moral, sosial, dan spiritual bagi peserta didik. Ia mengapresiasi FTIK yang secara konsisten melakukan review kurikulum secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab akademik. Rektor berharap kegiatan ini menjadi langkah konkret menuju peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan UIN KHAS Jember.


Dalam sambutan pembukanya, Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan berperan aktif dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa review kurikulum bukan hanya rutinitas administratif, melainkan momentum untuk mengevaluasi output lulusan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, evaluasi harus mencakup tiga aspek penting: program pengajaran, pengembangan perangkat pembelajaran, dan metode evaluasi pembelajaran. Beliau juga menekankan pentingnya pembekalan melalui microteaching sebagai fondasi untuk mencetak guru profesional di masa depan. “Kita ingin lulusan FTIK menjadi guru yang layak, kompeten, dan profesional,” tegasnya dalam sambutan.


Dr. H. Abdul Mu’is menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kurikulum baru yang lebih responsif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan lapangan kerja. Ia mengajak seluruh peserta untuk berdiskusi secara terbuka dalam merumuskan model kurikulum yang tidak hanya berbasis kompetensi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai Islam dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, melalui proses review dan penyusunan yang mendalam, FTIK dapat meningkatkan kualitas lulusan yang mampu bersaing dengan kampus umum lainnya. Beliau juga mengingatkan agar pengembangan kurikulum tidak berhenti di dokumen, melainkan diwujudkan dalam implementasi pembelajaran yang inovatif. “Kurikulum harus menjadi alat untuk membentuk kualitas manusia, bukan sekadar dokumen administratif,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, M.Si., dalam sambutannya memberikan perspektif strategis terkait arah kebijakan pengembangan kurikulum nasional. Menurutnya, kurikulum di perguruan tinggi Islam harus menjadi blueprint proyeksi pendidikan berdampak yang selaras dengan kebijakan Kementerian Agama tentang kurikulum berbasis cinta tanah air dan ekoteologi. Ia menekankan bahwa desain kurikulum harus mengintegrasikan aspek sosial, ekologis, dan religius dalam setiap mata kuliah. Dalam pandangannya, integrasi ini akan mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab ekologis dan spiritual. “Kita perlu kurikulum yang mengajarkan kepedulian, bukan sekadar pengetahuan,” ujar Prof. Khusna.


Prof. M. Khusna Amal juga menyoroti pentingnya FTIK untuk mengembangkan kelas unggulan sebagai bentuk implementasi kurikulum berbasis kualitas. Ia mendorong adanya seleksi dan placement test bagi mahasiswa dengan kompetensi bahasa tinggi, prestasi akademik unggul, serta potensi kepemimpinan. Gagasan ini terinspirasi dari model pendidikan MAN Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, yang sukses menciptakan kelas-kelas berstandar nasional. Menurut beliau, kelas unggulan di FTIK akan menjadi simbol keunggulan akademik dan karakter. “Saya yakin dalam dua atau tiga tahun ke depan, kelas unggulan FTIK akan menjadi ciri khas yang membedakan UIN KHAS dari kampus lainnya,” tegasnya.


Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya seleksi ketat bagi tenaga pengajar untuk memastikan kualitas pembelajaran di setiap program studi. Dosen harus memiliki strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar mahasiswa termotivasi untuk berkembang. Prof. Khusna  Amal juga mengajak fakultas untuk mulai menggagas program studi umum berbasis sains yang mampu mengintegrasikan keilmuan agama dan sains modern. Integrasi dua bidang ini diharapkan menjadi kekuatan baru FTIK dalam menjawab tantangan globalisasi. Harapannya, langkah ini dapat memperluas daya saing UIN KHAS Jember di kancah nasional maupun internasional.


Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan sesi Focus Group Discussion (FGD), review kurikulum antarprodi, serta presentasi hasil pengembangan yang difasilitasi oleh para pakar pendidikan, antara lain Dr. Bahris Salim, M.Ag., Dr. Zeiburhasus Saleh, M.Pd., dan Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag. Diskusi berjalan aktif dengan berbagai rekomendasi strategis untuk penguatan capaian pembelajaran dan pengembangan kurikulum berbasis profil lulusan. Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil review kurikulum FTIK oleh Dekan dan para koordinator prodi sebagai simbol komitmen bersama. Melalui kegiatan ini, FTIK UIN KHAS Jember meneguhkan langkah menuju fakultas yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Semangat kolaborasi dan inovasi yang lahir dari Kota Batu diharapkan menjadi energi baru bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Editor: Admin, M.S.Prayogo

Berita Terbaru

LOMBA TARI SEMARAKKAN PSDO KE-IV
15 Nov 2022By oprpgmi
MENEGANGKAN SEKALI!!! PERSAINGAN KETAT BABAK PENYISIHAN OLIMPIADE MIPA PSDO KE-IV
14 Nov 2022By oprpgmi
MEMBANGGAKAN, ALUMNI MAHASISWI PGMI MENJADI SALAH SATU DELEGASI PENYUSUN INSTRUMEN AKMI TINGKAT MI
13 Nov 2022By oprpgmi

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;