FTIK UIN KHAS Jember Borong 9 Medali di Ajang SeIBA International Festival 2025
Prestasi Gemilang! FTIK UIN KHAS Jember Sabet 9 Medali di Panggung Internasional
Jember — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember berhasil mencatat prestasi gemilang di ajang SeIBA International Festival 2025 yang berlangsung di UIN Imam Bonjol Padang. Mahasiswa dari berbagai program studi berhasil menyabet total 9 medali, menegaskan eksistensi kampus dalam ajang kompetisi nasional. Dari kategori Drama Monolog hingga Short Film dan Tarian Tradisional, nama-nama mahasiswa kampus berjaya dalam lomba bergengsi tersebut. Dekan FTIK, KH Abdul Mu’is, menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa yang telah mengharumkan nama institusi lewat dedikasi dan kreativitas mereka. Ia berharap capaian ini menjadi pendorong semangat dan rujukan prestasi bagi civitas akademika UIN KHAS Jember di masa mendatang.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan lomba, melainkan bukti bahwa mahasiswa FTIK tidak hanya unggul di ranah akademik tapi juga aktif berkreativitas dalam seni dan ekspresi budaya. Mu’is menyebut bahwa dukungan lembaga terhadap partisipasi mahasiswa sangat kuat, termasuk pembinaan, fasilitas, dan insentif untuk mengikuti kompetisi di dalam maupun luar negeri. Komitmen ini sejalan dengan program “Dasacita Rektor” khususnya aspek pengakuan nasional dan internasional bagi mahasiswa dan institusi. Dengan 9 medali ini, FTIK menunjukkan bahwa kualitas dan karakter tidak perlu dikorbankan demi prestasi. Akhirnya, kampus mendorong agar pencapaian ini menjadi pijakan untuk kolaborasi dengan berbagai lembaga dan ajang kompetisi lebih luas.
Para penerima medali terdiri dari mahasiswa dari berbagai jurusan: Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Matematika, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, serta Pendidikan IPA. Mereka berhasil meraih medali emas dalam kategori seperti Drama Monolog, Tarian Tradisional, Pop Solo, dan Short Film. Di antara nama-nama yang disebut adalah Rizky Eka Saputra (Drama Monolog, Bahasa Arab), Khofifatur Rohmah (Tadris Matematika), dan Friska Triana Nur Shabilah (Pop Solo). Nama lain termasuk Candra Ayu Auliana, Linda Fitriyah, Jhil Amanah Maulidya, Muhammad Avan Difantara, Moh. Seif Aghil Maulana, dan R. Muh. Nabrizul Haq Hidayat turut berjaya dalam kategori masing-masing. Masing-masing mahasiswa menunjukkan konsistensi kualitas karya dan ekspresi unggul di panggung internasional. Pencapaian ini menegaskan bahwa kompetensi lintas disiplin menjadi aspek penting dalam pembelajaran di kampus.
Dekan Mu’is menuturkan bahwa prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi fakultas, tapi juga masyarakat Jember dan komunitas akademis lebih luas. Ia menyatakan bahwa capaian ini akan menjadi inspirasi agar mahasiswa lainnya terus berupaya berkarya dan berpartisipasi di kancah kompetisi. Ia juga berharap agar institusi terus memperkuat dukungan dalam bentuk pembinaan, pendampingan, dan fasilitas agar potensi mahasiswa dapat berkembang lebih maksimal. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa UIN KHAS Jember tidak sekadar berorientasi pada teori, tetapi juga pada kemajuan kreatif dan budaya mahasiswa. Ke depan, fakultas berkomitmen merumuskan strategi agar prestasi serupa bisa diraih secara konsisten.
Dengan prestasi ini, FTIK UIN KHAS Jember semakin menunjukkan posisi strategisnya sebagai fakultas yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing — tidak hanya di ranah akademik, tetapi juga seni, budaya, dan inovasi. Keikutsertaan aktif kampus dalam kompetisi seperti SeIBA memberikan peluang jaringan, kolaborasi, dan pengakuan di level nasional maupun internasional. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kampus mampu membangun suasana kompetisi sehat dan memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitasnya. UIN KHAS Jember diharapkan makin dikenal sebagai kampus yang mendukung vokasi kreatif dan profesionalisme mahasiswa. Semoga capaian 9 medali ini tidak berhenti sebagai prestasi sekali-sekali, melainkan menjadi tradisi keberhasilan yang konsisten.
Editor: Admin PGMI, M.S.P



