Sejarah PGMI
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember lahir dari kesadaran historis akan pentingnya pendidikan dasar Islam yang bermutu serta kebutuhan strategis akan guru Madrasah Ibtidaiyah yang profesional, berkarakter Islami, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kehadiran Prodi PGMI merupakan bagian dari ikhtiar kelembagaan untuk memperkuat fondasi pendidikan Islam pada jenjang dasar sebagai basis pembentukan generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan kebangsaan.
Secara yuridis-formal, Program Studi PGMI didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2862 Tahun 2012 tentang pendirian dan izin operasional program studi, yang ditetapkan pada tanggal 28 Desember 2012. Sejak saat itu, Prodi PGMI secara resmi menyelenggarakan pendidikan akademik di bawah Jurusan Pendidikan Islam dan Bahasa, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
Pada fase awal pendiriannya, Prodi PGMI berada dalam struktur kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember. Seiring dinamika pengembangan institusi dan tuntutan penguatan keilmuan integratif, IAIN Jember bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Transformasi kelembagaan ini membawa implikasi strategis bagi pengembangan Prodi PGMI, baik dari aspek tata kelola, penguatan kurikulum, pengembangan sumber daya manusia, maupun perluasan spektrum keilmuan. Dalam konteks UIN, Prodi PGMI mengintegrasikan pedagogik pendidikan dasar Islam dengan perspektif keilmuan lintas disiplin, riset pendidikan, serta penguatan nilai moderasi beragama.
Dalam perjalanan sejarahnya, Prodi PGMI terus mengembangkan kurikulum secara sistematis dan berkelanjutan dengan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), serta kebijakan pendidikan nasional terkini. Implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) menjadi tonggak penting dalam sejarah akademik Prodi PGMI.
Kepemimpinan Program Studi PGMI
Kepemimpinan Program Studi PGMI merupakan elemen historis yang menentukan arah dan laju pengembangan program studi. Sejak pendiriannya hingga saat ini, Prodi PGMI telah dipimpin oleh akademisi dan pemikir pendidikan Islam yang berpengalaman sebagai berikut:
Prof. Dr. Hj. Mukni'ah, M.Pd.I
NIP: 196405111999032001
NIDN: 2011056401
Masa Jabatan: 2013 – 2016
Dr. Mustajab, S.Ag., M.Pd.I
NIP: 197409052007101001
NIDN: 2005097402
Masa Jabatan: 2016 – 2018
Dr. Rif’an Humaidi, M.Pd.I
NIP: 197905312006041016
NIDN: 2031057901
Masa Jabatan: 2018 – 2021
Dr. Hartono, M.Pd.
NIP: 198609022015031001
NIDN: 702098604
Masa Jabatan: 2021 – 2023
Dr. Imron Fauzi, M.Pd.I
NIP: 198705222015031005
NIDN: 2022058701
Masa Jabatan: 2023 – Sekarang
Komitmen historis terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan mencapai puncaknya dengan diraihnya peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) berdasarkan Keputusan LAMDIK Nomor 141/SK/LAMDIK/Ak/S/II/2024, dengan nilai akreditasi 369 dan masa berlaku 27 Februari 2024 hingga 26 Februari 2029.
Saat ini, Program Studi PGMI berlokasi di Jalan Mataram No. 1, Karang Mluwo, Mangli, Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, serta didukung oleh sarana dan prasarana pembelajaran yang representatif dan sistem layanan akademik berbasis digital.
Melalui laman resmi http://pgmi.ftik.uinkhas.ac.id, Prodi PGMI menegaskan komitmennya terhadap transparansi informasi, penguatan layanan akademik, dan perluasan jejaring nasional maupun regional.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Prodi PGMI UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember terus meneguhkan perannya sebagai program studi unggulan dalam pengembangan pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah. Sejarah Prodi PGMI tidak hanya merekam perjalanan administratif dan institusional, tetapi juga mencerminkan dedikasi berkelanjutan dalam mencetak pendidik profesional yang berdaya saing, berkarakter Islami, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam dan pembangunan bangsa.



