Harus Berubah; Pelayanan Akademik FTIK UIN KHAS Jember harus Lebih baik
Probolinggo (28/06/2024) Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., MM, dalam sambutan pembukaan acara Workshop Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum FTIK yang berlangsung di Nadia Hotel Probolinggo hari ini, Rektor UIN KHAS Jember berharap agar semua pelayanan Akademik FTIK harus berubah semakin lebih baik lagi pelayanan akademiknya, baik oelayaban ajademik terhadap mahasiswa.
Dalam sambutannya, Rektor berharap agar pelayanan akademik di FTIK UIN KHAS Jember yang terkonsep dari yang awalnya berkonsep "BOLA" menjadi "SULTAN"
Adapun konsep pelayanan BOLA harus segera mulai ditinggalkan dan harus semakin lebih baik pelayanannya menjadi pelayanan SULTAN.
Dalam konsep pelayanan lama, atau yang dikenal dengan istilah BOLA (Bulet/rumit/dipersulit, Old Style, Lambat, dan Aoleng (bahasa madura) yang berarti pusing. Konsep pelayanan ini sudah harus ditinggalkan karena banyak membuat mahasiswa merasa kesulitan dalam melakukan pelayanan administrasi.
Pelayanan di era sekarang sebagaimana yang diharapkan oleh Rektor harus seperti SULTAN (Seger, Ulet, Lincah, Aktif, Nyegoro). Artinya bahwa dalam mekakukan pelayanan harus nemiliki prinsip-prinsip SULTAN tersebut, yaitu memiliki jiwa melayani, energik, ramah, memudahkan yang dilayani, aktif dalam membeeikan informasi akademik serta memberikan kemudahan alur ielayanan administrasi apapun baik kepada mahasiswa, sesama karyawan mauoun Dosen.
Oleh karena, melalui kegiatan Workshop pengembangan kurikulum FTIK malam ini, semua pelayanan akademik di FTIK harus semakin lebih baik dan benar-benar menerapkan konsep SULTAN dalam pelayanannya. (Admin PGMI)



